UAJY
Berita

Ini Tanggapan Sultan tentang Wacana Pembangunan MRT dan Reaktivasi Jalur KA di Jogja

SHARE DI
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebut adanya wacana untuk pembangunan jalur kereta MRT dan reaktivasi jalur lama dari Palbapang, Bantul. Namun, hingga kini belum ada pembicaraan lebih lanjut terkait dengan hal ini.

“Memang ada seperti itu. Saya belum tahu apakah akan menggunakan rel baru atau lama, maunya ke mana arahnya ke mana, ” jelas Sultan, baru-baru ini.

Jenak Homestay

Sultan menambahkan, jika akan menggunakan jalur rel lama maka harus ada pembicaraan lebih lama. Hal ini karena sebagian besar sudah ditutup aspal atau menjadi halaman rumah.

“Atau penghuni atau masyarakat suruh mundur, ” jelasnya.

Menurut Sultan, hal ini tentu saja sedikit merepotkan. Hanya dia menegaskan jika dirinya sama sekali belum diajak untuk berdiskusi mendetail terkait ini. “Belum ada tindak lanjut, infonya yang akan mengembangkan anak perusahaan PT KAI yang kerjasama dengan Belanda. Kembali ke jalur NIIS dulu dari Palbapang,” urainya.

Kepala Dishub DIY, Sigit Sapto Raharjo masih belum memberikan update terakhir mengenai jalur kereta api dan juga jalur MRT. Namun, sebelumnya pihaknya tengah membuat studi dan perencanaan terkait dengan kereta MRT dari Tempel menuju ke Stasiun Palbapang, Bantul. Pihak Dishub DIY pun akan menawarkan konsep ini kepada investor.

“Kami tengah membuat studi MRT dari Tempel ke Palbapang dengan jalur elevated atau melayang,” katanya.

Selengkapnya baca TribunJogja | foto ilustrasi

Ini Pendapat Pakar Transportasi tentang Pembangunan MRT di Jogja

Jalur Kereta Api ke Borobudur Direncanakan Mulai dari Stasiun Patukan

available

CLOSE
CLOSE