UAJY
Serba-serbi

Keistimewaan DIY : Sultan Jogja Ternyata Pernah Bikin Bung Karno Menangis

SHARE

Soekarno, sang proklamator ini dikenal sebagai pemimpin yang berwibawa dan penuh kharisma. Apalagi ketika dirinya berpidato. Kemampuan orasinya kerap kali menyihir para pendengarnya.  Tapi dibalik itu semua, Soekarno juga memiliki sisi-sisi lembut seperti orang pada umumnya. Bahkan ia pun bisa menangis di hadapan banyak orang.

Salah satu cerita yang diabadikan sejarah yakni saat Sri Sultan HB IX memberikan bantuan uang untuk membiayai roda pemerintahan.

Jenak Homestay

Sri Sultan HB IX saat itu mengucapkan kalimat yang membuat Soekarno menangis terharu.

Yogyakarta sudah tidak punya apa-apa lagi. Silahkan lanjutkan pemerintahan ini di Jakarta,” kata Sri Sultan saat itu kepada Soekarno sembari menyerahkan selembar cek 6 juta Gulden.

Kalimat itulah yang membuat Soekarno tak sanggup menahan derai air matanya.

Sebuah ketulusan yang diberikan Sri Sultan HB IX dikala republik tak punya biaya menjalankan roda pemerintahan ditambah dengan situasi keamanan yang belum pulih.

Sejarah mencatat bahwa peristiwa itu terjadi tak lama setelah Soekarno dikukuhkan sebagai Presiden RI di Siti Hinggil Keraton Yogyakarta pada 6 Desember 1949, atau setelah Soekarno dan Hatta kembali dari pengasingan.

Sebelum peristiwa tersebut, Sri Sultan HB IX juga turut andil dalam memastikan jalannya roda pemerintahan. Semisal tawaran untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Yogyakarta.

Selengkapnya baca > TribunNews | foto ILUSTRASI

Sejarah Keistimewaan DIY : Inilah isi Amanat 5 September 1945

available

CLOSE
CLOSE