UAJY
Berita

BPJT : Tol Jogja – Solo akan Dibangun Lebih Dulu dari Tol Jogja – Cilacap

Tol Jogja – Solo, kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Herry Trisaputra Zuna, lebih dahulu dibangun daripada ruas tol Jogja – Cilacap. Alasannya karena permintaan ruas Jogja – Solo tergolong tinggi dan lebih mendesak. Tetapi ia berharap ada cross subsidi, sehingga nantinya ruas tol yang ramai bisa mensubsidi ruas yang sepi pengguna, sehingga tol yang dibangun bisa lebih panjang.

Adapun ruas kedua tol ini, kata dia, akan dibagun melalui mekanisme unsolicated project atau prakarsa proyek kerjasama yang diajukan badan usaha swasta. Zuna memastikan, ruas Jogja – Solo akan dilelang pada akhir 2017, targetnya pada April 2017 mendatang sudah ada pihak yang mengajukan sebagai investor. Jika April sudah ada yang masuk, maka selanjutnya akan berkoordinasi dengan Pemda DIY untuk menentukan lokasi.

yogyakartacity

“Kalau Jogja – Solo itu kan rencananya ada unsolicited, dimulai dari selatan dari Cilacap sampai ke Solo. Nah itu bagiannya nanti diharapkan April [2017] masuk, nanti kita evaluasi paling akhir tahun mungkin ya dilelang. Mudah-mudahan begitu, nanti kita tunggu April seperti apa,” jelasnya  saat dimintai konfirmasi Harianjogja.com melalui sambungan telepon, Selasa (28/2/2017).

Sedangkan, pembangunan tol Jogja – Bawen yang akan dilakukan lelang secara terbuka. Oleh karena itu pemerintah pusat saat ini tengah menyiapkan semua studinya. Sedangkan ruas Jogja Solo dan Jogja – Cilacap akan dilakukan oleh pemrakarsa. Meski selisih rencana pembangunannya tidak terpaut jauh, namun Jogja – Solo dimungkinkan lebih awal ketimbang Jogja – Bawen.

Selengkapnya baca > HarianJogja | foto ilustrasi

available

CLOSE
CLOSE